"No Gadget, No worry " lets play with toys

Senin, 28 Agustus 2017

Tidak ada komentar

Di era milenia saat ini anak mana sih yang tidak senang melihat tampilan gadget. Hampir semua anak senang memainakan Gadget mereka, karena gadget merupakan pusatnya kesenangan! Di sana mengandung berbagai hiburan. Mulai dari game hingga film, dapat mereka putar langsung tanpa harus menyalakan televisi. Jangan heran jika anak-anak anteng kalau sudah menggenggam gadget. Dan ketika keasikannya diganggu atau gadget mereka diambil secara spontan mereka akan marah dan tantrum.
Oleh karena itu sebagai Orang tua kita harus mulai mengarahkan mereka dan mengganti kesenangan bermain gadget dengan kegiatan yang lain, yang bisa membuat anak tetap bergerak aktif dan melatih motorik mereka dengan baik.

Pada 26 Agustus 2017 lalu, saya beruntung karena mendapatkan undangan dari @babiesandeverything yang merupakan Indonesia’s leading distributor of baby and kids brands for modern parents  serta @microscooter_indo untuk mengikuti talkshow dengan tema  " No Gadget, No Worries" Lets rely on toys . Acara tersebut diadakan di Toys City Pondok Indah Mall 1 dan dihadiri oleh narasumber Psikolog Anak Chitra Annisya, M.Psi dari @tigagenerasi dan guest speaker Bunda @dhaturembulan seorang mom blogger juga yang akan sharing bersama para bunda yang hadir.

 
No Gadget No Worrie with sponsor Micro scooter & Magformers

Anak-anak ternyata memainankan gadget 99 % dirumah 71% saat bepergian 70% saat makan 40% drumah teman dan 17% disekolah . Selain banyak manfaat pengenalan gadget ternyata banyak juga dambak negative pada gadget yaitu : 

1. Perkembangan fisik dan motorik terhambat 
2. Sulit konsentrasi 
3. Mudah bosan dan tantrum 
4. Mengabaikan Tugas
5. Kemampuan bicara dan sosial kurang berkembang.

Nah loh ternyata dampak negative pada anak yang sering memainkan gadget jika didiamkan akan berbahaya loh mom,oleh karena itu lebih baik kita memberikan gadget pada anak sesuai dengan anjuran yang disarankan :

1. 0-2 tahun sama sekali tidak disarankan menggunakan gadget
2. 2-3 tahun 30 menit sehari dengan acara/games yang edukatif yang menyenangan
3. 3-5 tahun 1 jam sekali dengan program yang dipilih sendiri oleh anak dengan penngawasan 
4. > 5 tahun maksimal 2 jam perhari. 

 
narasumber yang hadir


Selain itu hindari memberikan gadget pada anak dibawah usia 2 tahun , makan sambil bermain gadget, menggunakan gadget sebagai baby sitter, bermain gadget sebagai pengantar tidur dan membiarkan anak bermain gadget tanpa didampingi karena jika hal itu dilakukan kemungkinan anak bisa menjadi Gadget Holic. Sebaiknya sebagai orang tua kita memberikan batasan waktu,pengawasan dan pendampingan saat anak bermain gadget dan jangan lupa untuk bermain bersama anak dan juga berikan aktivitas atau kegiatan yang dapat melatih motorik kasar dan halus kepada anak2 agar dia lupa dengan gadgetnya. Contohnya dengan Physical Play dengan bermain sepeda,scooter atau tangkap bola , selain itu kegiatan Constructive Play dengan cara bermain lego ,membuat istana pasir, dan menyusun puzzle . Dengan kegiatan bermain kita bisa mengoptimalisasi tumbuh kembang anak dengan baik dibanding dengan memberikan gadget. 

Pesan penting untuk orang tua, jangan biarkan anak terlalu lama bermain gadget, dampingi anak2 ketika bermain gadget dan lebih baik ajak anak2 melakukan aktifitas dan bermain bersama. Semoga informasi ini bermanfaat mom ....



para undangan yang hadir


 
Read More
Copyright © Diary Arumi Ningsih. Blog Design by SkyandStars.co